Oleh: Kyan | 03/10/2004

Sukawana Lembang dan Masa Lalu

Ahad, 03 Oktober 2004

Sukawana Lembang dan Masa Lalu

**

Pagi-pagi kami sudah berkumpul di halaman masjid Ikomah. Hari ini aku mengikuti OPM UKM LDM, orientasi penerimaan unit kegiatan mahasiswa Lembaga Dakwah Kampus. Tak kupilih OPM HMJ dimana hari ini pun akan segera berlangsung pelaksanaan OPM di aula kampus.

Tadi di toilet bertemu Veri, teman sekelasku. Dia bilang ingin sekali ikut OPM LDM, tapi terlanjur sudah memilih OPM HMJ semenjak hari pertama. Tapi tidak apa-apa. Dia mau ikut kajian rutinnya saja nanti. Dan aku untuk hari kedua OPM HJM di Cibodas Cianjur, aku akan berusaha ikut. Meski sekarang aku belum daftar menjadi pesertanya, tapi akan berusaha melobinya besok saja. Sekarang aku konsentrasi mengikuti OPM LDM.

Jam tujuh acara OPM LDM dimulai. Kami disuruh berbaris untuk diberikan pengarahan untuk siap berangkat ke Lembang dengan memakai kendaraan sewa dari TNI. Sambil menunggu dua truk yang mengangkut kami ke Lembang.

Peserta OPM LDM hanya ikhwan. Tidak tahu dengan peserta akhwatnya. Mungkin mereka memiliki acara dan jadwalnya sendiri. Jangan bandingkan rohis sekolah dengan rohis kampus. Sudah pasti berbeda keduanya.

Saat SMA kuikuti kegiatan rohis, antara ikhwan dan akhwat biasa mengadakan acara bersama-sama. Memang tempat acaranya hanya di sekolah saja. Sementara rohis kampus para pesertanya sudah beranjak dewasa. Sehingga harus ada pemisahan jadwal dan acara untuk menghindari khalwat laki-laki dan perempuan.

Jadi ini acara khusus untuk kaum laki. Makanya dalam materi acaranya banyak unsur ketangguhan dalam membentuk karakter seorang lelaki mujahid. Dari pos ke pos kami diberikan tantangan yang tidak ringan. Untuk jalan kaki menempuh perjalanan jauh dengan kondisi jalan menanjak itu hal biasa bagi lelaki.

Ayik juga seharian di Lembang Sukawana. Sudah lama aku tak berolah raga jalan kaki jauh, jadi asyik banget dech hari ini. Acara seperti itu sudah lama gak aku alami lagi. Bisa menyusuri jalanan setapak di tengah hamparan luas kebun teh Lembang. Panorama indah penuh kehijauan dan menghirup aroma segar.

Kami bisa kumpul bareng dengan sesama temen baru anggota LDM. Terutama dengan satu kelompokku yang sudah banyak kukenal semenjak di Furistif. Kami pun mencoba mengakrabkan diri dengan para seniornya. Mencoba menjalin tali ukhuwah Islamiyah. Bila sudah taaruf (saling kenal-mengenal), maka menjadi tafahum (saling memahami kondisi dan situasi masing-masing). Bila sudah tafahum, muncullah ta’awun (saling membantu bila diantara kami mendapat kesulitan).

Ternyata pos sebagai tempat terakhir, tempat kami berkumpul semua, rasa-rasanya sebelumnya aku pernah berkunjungi ke tempat ini. Rasa-rasanya aku pernah ke sana, ketika SMU-ku dulu. Dulu masing ingat ketika survei tempat ke Villa Istana Bunga bersama Andrew dan Yuni, kami bertiga jalan kaki sampai di tempat ini.

Bahkan sekarang ketika kami diberikan waktu istirahat, disana banyak diparkir motor orang-orang yang mungkin sedang bertamasya di tempat ini. Ada yang bergerombol dan ada pula yang berdua-duaan. Dan salah satu pengunjungnya seperti kukenal sebagai adik kelasku di SMA. Tapi mana aku berani bertanya, ketika kumpulan kami sebagai anak rohis. Kami harus menjaga imej sebagai lelaki yang tahu batas pergaulan.

Kini aku mengalami lagi pergi ke tempat ini. Membawa ingatan pada kenangan masa lalu. Jadi kangen sama temen-temen di Batam dan temen-temen SMU. Sekarang mereka sudah punya aktivitas masing-masing. Diri-sendirilah yang paduli pada dirinya sendiri dan akupun seharusnya begitu.[]

**


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori