Oleh: Kyan | 06/10/2004

Poliklinik, Bapusda, dan Stempel Aya-Sophia

Rabu, 06 Oktober 2004

Poliklinik, Bapusda, dan Stempel Aya-Sophia

**

Tadi pagi aku pergi ke Poliklinik kampus. Tahunya di hari biasa begini, kok poliklinik tutup. Kenapa ada fasilitas kampus yang urgen bagi mahasiswa malah ditutup. Bagaimana mahasiswa yang sakit dapat diberi pelayanan sebaik mungkin kalau sering tutup. Apa sakit bisa disiasati untuk tidak sakit hari ini dan sehat di hari lain.

Persoalan ini harus dikritik. Ini adalah soal penting untuk kelangsungan kehidupan mahasiswa yang sakit. Utamanya yang sering terkena sakit adalah mahasiswa miskin sepertiku ini. Sakit karena gizinya tak diperhatikan saat makan. Sakit karena overdosis omnivora, pemakan segala.

Overdosis omnivora karena kelebihan atau kekurangan gizi. Bedanya yang pertama segala yang enak dimakan dan karena berlebihan makan malah menimbulkan penyakit. Sementara yang lain menjadi ominvora karena makanan tak tersedia, maka makanan jenis kotor dan bersih tak pilih-pilih untuk dimakan sehingga menimbulkan penyakit.

Sekarang tiba saatnya mahasiswa sakit, poliklinik kampus malah tutup. Bukankah mahasiswa sudah bayar buat memperoleh pelayanan kesehatan. Ini kemana uang yang dari ribuan mahasiswa terkumpul yang katanya untuk pelayanan poliklinik. Belum lagi ada majalah kampus yang juga harus dibayar tapi belum diterima majalahnya. Sama masalahnya: sudah bayar duluan, tapi belakangan dipenuhinya. Kenapa, kenapa dan kenapa ini?

Sakitku bisa ditahan. Di depan poliklinik kampus, malah aku bertemu temen sekelasku, Robbi. Dia lagi nongkrong di sana sendirian. Entah apa yang dia cari. Mungkin sedang cari angin atau cuci pandangan. Kubilang padanya aku mau main ke alun-alun Bandung.

Rupanya dia pengen ikut denganku. Maka kami berdua siap berangkat. Akupun menyetujuinya dan kami bergegas menuju bunderan Cibiru. Kami naik Damri jurusan Jatinangor—Kalapa. Mau kuajak dulu ke Optik Krida untuk menanyakan berapa harga ganti kaca minusku. Setelah itu barulah tiba di tempat maksud utama jalan-jalanku hari ini. Aku hendak membikin cap stempel perpustakaan pribadiku: Aya-Sophia. Tempatnya di kawasan stempel yang ada di Cikapundung. Depan kantor PLN dan emperan majalah bekas.

Sudah kubawa gambarnya yang kubikin sendiri. Bergambar mata, dengan bola mata ada tulisan arab Iqra. Lalu di sisi atas mengikuti lengkungnya mata ada tulisan latin “Aya Sophia” dan lengkung bawahnya bertuliskan “Bacalah Dengan Menyebut Nama Tuhan” sebagai arti “Iqra Bismi Rabbika”.

Stempel bentuk bola mata sejujurnya terinspirasi logo Dewa Laskar Cinta. Bola mata bermakna bahwa dengan membaca, dengan media mata, kita bisa melihat dunia. Pancaindra penglihatan menjadi teropong cakrawala wawasan kemanusiaan. Manusia diberikan ‘pendengaran’ dan ‘penglihatan’ untuk digunakan sebagai bakti kepada Tuhan.

Kupilih jongko stempel paling pertama dengan pemiliknya memakai kopiah. Kupilih dia mungkin orang ini alim dan tak mungkin menekuk harga. Tempat jongkonya tepat di bawah jembatan penyeberangan jalan Asia Afrika. Penghubung lalu-lalang Matahari alun-alun dengan Matahari Banceuy sebagai mercusuarnya.

Selepas memberikan pesanan dan katanya besok lusa sudah bisa diambil, kami pun singgah sebentar di perpustakaan daerah Cikapundung. Perpustakaan ini adalah perpustakaan kedua di kota Bandung. Gedung pertama dan utamanya ada di Soekarno Hatta.

Bila sebelumnya perpustakaan Cikapundung sebagai yang utama, karena ruangannya mau dipakai sebagai sekertariat pelaksanaan ulang tahun KTT Asia Afrika yang akan dihadiri oleh berbagai negera, maka sebagian bukunya mulai dipindahkan ke perpustakaan Soekarno-Hatta. Sehingga nanti kantor utama Badan Perpustakaan Daerah (Bapusda) tempatnya disana.

Jalan-jalan ke perpustakaan Soekarno-Hatta aku belum pernah. Bila ada umur akan kukunjungi suatu saat nanti. Karena siang sudah menuju sore, kami pun menuju halte alun-alun untuk menunggu bis Damri tujuan Cibiru. Dengan kegiatan berjalan-jalan, waktu berlalu tak terasa. Jalan-jalan dengan temen sekelas asyik juga rupanya.[]

**


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori