Oleh: Kyan | 23/11/2004

Menjelang Konferensi Asia Afrika di Gedung Merdeka

Senin, 23 November 2004

Menjelang Konferensi Asia Afrika di Gedung Merdeka

**

Rasa pening di kepalaku bertambah senud-senud. Isi pikirannya semakin kalut. Tugas Pengantar Manajemen belum juga tuntas. Ini tugas kelompok yang harus dikerjakan bareng-bareng: Aku, Uly, dan Putra. Mencoba menelpon ke kosan Uly, katanya dia belum datang dari kampungnya.

Siang hari aku mengerjakan tugas Pengantar Manajemen di rental. Komputerku masih belum jalan lagi. Kapan Bang Epul datang ya, aku mau meminta bantuan supaya dibetulkan komputerku. Biar aku bisa mengetik tugas kuliah di komputer sendiri.

Lalu aku pergi ke Perpustakaan Daerah di Cikapundung. Hanya mengembalikan saja. Kalau mau pinjam lagi, petugas bilang harus  ke perpustakaan Daerah yang di Soekarno Hatta. Karena sebentar lagi menjelang konferensi Asia-Afrika 2004 yang akan diadakan di Bandung. Tepatnya di Gedung Merdeka. Maka perpustakaan daerah yang ruangannya menyatu dengan Gedung Merdeka tersebut akan dijadikan ruang panitia.

Pulang dari perpustakaan, mampir ke mesin ATM. Alhamdulillah, ATM-ku ada isinya. Pasti ibuku. Nuhun nya Bu. Ternyata Ibu sangat tahu kondisiku yang sedang pailit. Batin anak dengan ibunya akan saling berpautan. Karena anak adalah darah dagingnya, keluar dari rahimnya.

Di alun-alun, tak kuputuskan pulang ke Cibiru. Aku ingin ke Cimahi untuk sekedar silaturahim ke Noval, sobat SMU-ku. Begitu turun dari Damri, aku menuju Toko Mesra Serbu yang ada di alun-alun Cimahi. Tapi orang yang ingin kujumpai tak ada. Karyawannya bilang dia sedang di Bali. Salahku tidak menelpon dulu sebelum datang. Seharusnya aku nelpon dulu untuk mengecek keberadaannya.

Tapi kadang aku malas menelepon. Karena aku ingin memberi kejutan. Inginnya langsung menuju tempat kediaman siapapun. Bukan tak memperhatikan kesibukan atau tak segan untuk mengganggu, tapi aku hanya ingin surprise aza. Tentang bagaimana reaksinya dikunjungi olehku. Siapapun itu.

Akupun balik lagi. Tidak apa-apa asalkan aku sudah berkunjung ke tempatnya. Begitu sampai di kosan lagi, aku menata kamar dan gak selesai menatanya. Banyak maunya sih.[]

**


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori