Oleh: Kyan | 30/12/2004

Sebab Kesedihan, Kuatkan Jiwa

Kamis, 30 Desember 2004

Jiwa Kuat Sebab Kesedihan

**

Rencana setahun ke depan, aku harus bisa menguasai Bahasa Inggris, Arab, dan Jepang. Aku pasti bisa karena sedang kujalani kursus dua bahasa. Semoga ini tetap berjalan dan tak pupus semangat di tengah jalan. Lalu aku bakal bergelut dengan dunia marketing di Mihdan Co. Meskipun sambil bekerja, kuliah kuingin IP-ku harus mencapai 3,8. Kira-kira semester pertama ini aku bakal dapat IPK berapa ya? Dapat tiga saja sudah bagus. Kupikir aku layak mendapatkan IP diatas tiga.

Dibandingkan aku, kulihat proses perjuangan mereka biasa-biasa saja. Sedangkan sewaktu Idul Fitri saja aku gak pulang, bela-belain menyelesaikan tugas dulu sebelum pulang. Sering ketika ada tugas aku handel sendiri. Coba lihat yang lain cuma enaknya saja. Tak mengerjakan tapi mendapat nilai. Tapi ach aku gak boleh menyalahkan siapa-siapa. Aku harus lebih baik lagi dan tak boleh iri dengan pilihan mereka. Bukankah Allah SWT. melihat segala apa yang hamba-Nya lakukan?

Perpustakaan Aya Sophia harus berjalan. Tapi koleksinya masih sedikit. Mau grand opening takut gak memuaskan. Kemarin aku sudah membuat surat permohonan ke tiap-tiap penerbit meminta sumbangan buku. Meskipun meminta, ini adalah perjuangan untuk mendapatkan apa yang kuinginkan. Dan resiko meminta, tentu ditolak dan diabaikan.

Tapi “lelaki sejati adalah lelaki yang selalui menapaki kesedihan yang disertai dengan kesabaran” Begitu yang kudengar sebuah uangkapan Rumi dari radio MQFM. Menjelang tahun baru jiwaku harus kuat melalui kesedihan dan cobaan. Ketika kebahagiaan datang, kesedihan berada di tempat tidur yang nanti aku bangun menghampiri.

Kupikir-pikir selama lima bulan aku kuliah sudah mendapatkan apa? Apa obsesiku tahun mendatang? Apakah cahaya arua semangatku semakin pudar ditelan kepahitan. Aku harus mencari komunitas yang mendukung cita-citaku. Aku ingin menjadi seorang Ekonom Muslim, kalau tidak menjadi Filosof Muslim. Mempunyai grup bisnis Aya-Sophia yang membuka cabang dimana-mana.

Sekarang ditawari jadi marketing di Mihdan Co, aku harus menerimanya dan menjadikannya sebagai sarana pembelajaran yang nantinya mau diaplikasikan dalam mengembangkan Aya Sophia. Aku mau membangun sebuah perusahaan, makanya sekarang harus memulai mencari network yang mendukung. Aktivitasku selain kuliah adalah belajar marketing di Mihdan Co. Sekaligus mengembangkan Aya Sophia Corporation dengan lini bisnis rental komputer, makanan kecil, rental buku, kaset, Vcd. Sampai saat ini pemasarannya kurang. Makanya aku harus belajar ilmu marketing.

Aku harus buat schedule agar waktu berjalan optimal. Aku harus menetapkan langkah-langkah kecil ke depan. Rencana tahun kemarin aku harus jadi seorang penulis handal. Aku belum mencoba mengirim artikel ke redaksi media. Sekarang sudah mulai membuat catatan harian. Mencoba dari membuat catatan harian, untuk merekam kenangan dan pengalaman. Tak ada kata terlambat bagi siapapun maupun sudah tua renta.

Setiap hari aku harus menyempatkan waktu limabelas menit untuk menulis. Aku harus bisa menyempatkan waktu untuk menuangkan berbagai pikiran dan perasaan. Baik yang senang ataupun sedih kulalui dengan jejak rekam. Jangan seperti kemarin setelah dua atau tiga hari baru menulis. Waktu menulis bisa sebelum tidur atau setelah bangun tidur.

Sekarang sudah jarang Tahajud. Ya Allah, kuatkan hamba-Mu untuk shalat Tahajud. Hamba senantiasa ingat pada-Mu. Salahku sendiri terlena dengan dosa-dosa yang setiap hari kulakukan. Tuntunlah daku pada jalan lurus-Mu, ya Tuhan.

Tadi kuliah Pengantar Bisnis, aku tidak bisa masuk. Ini jadi pelajaran ke depan dan jangan selalu mengikuti apa kata orang lain. Tapi ikutlah kebenaran aturan yang sudah ditentukan tanpa menghilangkan rasio berpikir. Secara logika anak kelas MKS A masuk kuliah Pengantar Bisnis, pasti kelasku MKS C bakal masuk.  Kenapa aku tidak segera bergegas pergi ke kampus. Menyesallah aku sudah tidak masuk kuliah. Makanya aku harus selalu teratur dan patuh pada ketentuan. Taatlah pada kebenaran.[]

**


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori