Oleh: Kyan | 20/02/2005

“Pak Kondektur, Aku Tak Punya Ongkos”

Ahad, 20 Februari 2005

“Pak Kondektur, Aku Tak Punya Ongkos”

**

Kok, lupa aku menulis catatan harian hari ini. Pulpen yang kupakai jelek sekali. Tiba-tiba saja ketika aku sedang salat pikiranku melayang memunculkan ingat bahwa aku belum menulis catatan harian. Mungkin karena kelaparan kali aku tak lagi berpikir jernih. Iya aku kehabisan bekal hingga buat ongkos pulang ke Garut saja aku gak punya. Terpaksa deh bilang sama kondektur bahwa aku kehabisan bekal. Aku bilang aku kuliah di IAIN dan mau pulang ke Leles Garut.

Aku bersyukur pada Allah atas Karunia-Nya sang kondektur mau menolongku. Mempersilakan aku naik meskipun aku harus berdiri sampai Leles. Mudah-mudahan Allah Swt senantiasa memberi kekuatan dan kemudahan pada orang baik itu. Dilancarkan rezekinya dan diselamatkan dalam pekerjaannya.

Ini modal keberanian menanggung malu. Bila tak kulakukan begini lantas bagaimana aku bisa pulang. Aku semakin bingung karena gak punya uang sejak hari Kamis hingga Minggu. Aku gak makan dalam empat hari itu. Kusibukkan diri dengan membaca buku gak dapat konsentrasi. Pokonya bingung. Bahkan sempat berpikir aku lebih baik mati saja daripada hidup begini.

Ah, aku gak boleh seperti itu. Aku harus sabar. Setiap kesulitan datang pasti kemudahan segera menanti dan mengikutinya. Dalam kesulitan pasti suatu saat kemudahan akan datang menghampiriku. Jadi bersabarlah. Allah Maha Pengasih.

Hari ini, novel kisah 1001 malam buku kedua selesai kubaca. Kisahnya seru banget. Ceritanya banyak tentang cinta seorang pemuda yang tergila-gila dengan puteri jelita. Dikatakan kejelitaannya sang puteri itu mengalahkan bulan. Harta si pemuda sampai habis demi mempertahankan sesuatu yang membuat semua orang dibuatnya jadi gula.

Ah, terbelit-belit aku menulis. Kisah 1001 malam banyak menceritakan tentang sihir. Dari dulu sampai sekarang umumnya orang suka dengan sihir. Buktinya sekarang buku Harry Potter yang ceritanya tentang ilmu sihir adalah buku paling laris di dunia. Sehingga pengarangnya JK Rowling kaya mendadak sebagai hasil dari penjualan buku karyanya itu. Bahkan disinyalir mengalahkan kekayaan Ratu Elisabeth.

Mungkin nanti aku menulis esei tentang Kisah 1001 Malam dengan Harry Potter, dimana keduanya ada satu tema yang menghubungkan. Yaitu tentang sihir dan keduanya menjadi bacaan paling laris di dunia pada masanya.[]

**


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori