Oleh: Kyan | 16/03/2005

Menggunakan Kecerdasan Howard Gaardner

Rabu, 16 Maret 2005

Menggunakan Kecerdasan  Howard Gaardner

**

Inginnya aku menulis setiap hari dan dalam setiap hari bisa dua kali waktu. Yaitu setiap pagi beberapa menit dari bangun tidur dan mau menjelang tidur. Tapi sekarang baru bisa pagi-pagi saja. Kebiasaan menulis sekarang sudah ringan, gak terasa berat lagi seperti dulu.

Aku menulis sudah 15 bulan. Semakin lama aku yakin akan semakin terbiasa dan mampu memahami perasaanku. Mampu menuangkan pikiran dan perasaanku ke dalam tulisan. Aku semakin hari semakin baik.

Dan akupun harus bersabar karena segala keinginanku belum terealisasikan. Aku ingin punya sepatu dan tape pemutar kaset juga hape. Aku harus bagaimana cara mendapatkannya. Uang yang dibutuhkan Rp. 800.000,- lumayan gede. Beli tape bisa Rp.600.000,- dan sepatu Rp. 200.000,- Belum hape yang aku tidak tahu harganya.

Yang pertama saja sekarang aku butuh sepatu. Tapi hutangku belum terlunasi. Hari-hariku dipenuhi dengan pemikiran itu. Bahkan salatku tidak khusyu karena hutang dan ingin punya sepatu. Aku memang cinta dunia.

Itu adalah fitrah manusia dimana cinta pada harta, tahta, dan wanita memiliki akar sejarahnya sendiri. Dari dulu sampai sekarang kaum lelaki selalu menginginkan, mengejar, dan menguasai ketiga hal tadi. Sekarang sudah terbukti aku ingin memiliki semua itu.

Disebutkan dalam Alquran terdapat tiga cinta: Cinta pada Allah, Cinta pada Rasul dan Cinta Jihad di jalan Allah. Tiga cinta memanifestasi tiga cinta. Cinta—harta, tahta, dan wanita—mengantarkan pada tiga cinta—Allah, Rasul, dan Jihad Fisabilillah.

Lantas bagaimana menjadi jalan bila minat pada wanita hanya sebab sex semata. Kemarin saja kenapa harus melihat gambar-gambar porno. Apakah karena ingin bermimpi bersetubuh, sehingga harus dirangsang melalui gambar-gambar porno? Setelah dibayangkan sampai tidur pun ternyata tidak mimpi basah. Disini teori Freud tidak terbukti.

Bermimpi bermain sex adalah anugerah. Sebagai berkah dapat merasakan kenikmatan sex tanpa harus bermain sex betulan. Tanpa perlu ada pengalaman pernah bersenggama dengan perempuan. Bahkan saking nikmatnya mimpi basah dan ketika ingin mengulangi pengalamannya yang sensasional melalui perangsangan atau mengimajinasikan adegan-adegan, pun tidak sampai berhasil mereguk kenikmatannya.

Sekarang hanya menyesal sudah melakukannya. Melihat gambar-gambar porno termasuk dosa besar. Maka secepatnya bertaubatlah. Begitulah fluktuasi iman yang bisa naik dan turun. Mungkin sekarang malu bila perbuatan tersebut dilihat orang. Padahal Tuhan melihatnya dengan amat sangat. Tuhan tidak mengantuk dan tidak tidur. Tuhan maha melihat segala kelakuan dan perbuatan.

Apakah aku tidak sadar dengan penglihatan Tuhan? Apakah gambar porno di cd pemberian itu harus dibuang? Supaya tidak ketagihan untuk mengambilnya lagi dan memutarnya kembali? Katanya meski didalamnya ada file penting, bila terus disimpannya akan kemungkinan suatu saat ada peluang kembali menengoknya lagi.

Jangankah ada sarana dan prasarana, tidak ada pun akan selalu dicari. Sebab selalu ada jalan berbuat dosa. Langkah syaitan takkan pernah berhenti untuk menghalang-halangi usaha manusia dalam menghilangkan perbuatan yang dapat menghancurkan dirinya.

Makanya disini berarti aku harus mengisi hari-hariku dengan perbuatan positif. Misalnya dengan membaca dan menulis apa-apa yang ingin kubaca dan tulis. Bukankah sejak dulu aku ingin ada waktu untuk membaca buku filsafat Islam dan fiqh. Buku teks kuliah juga bahkan belum dibaca dan dipelajari.

Sebenarnya banyak yang harus dikerjakan. Saking banyaknya pekerjaan dan sempitnya waktu membuat hari-hari yang dilalui sangat jenuh dan bosan. Makanya belajar harus dengan kecerdasan Multiply Intelegent karya Howard Gaardner. Yaitu memakai aneka kecerdasan.

Kecerdasan Word Smart,yaitu membaca sambil bersuara pakai intonasi seperti membaca puisi. Contohnya Plato dan Aristotels sewaktu mengajarkan materi membaca buku seperti baca puisi. Lalu ada kecerdasan Logic Smart, sebelum membaca lihat dulu berapa halaman yang akan dibaca. Buku tersebut ada berapa bab dan subbab, berapa ketebalannya, rata-rat alenia. Keerdasan Picture Smart, apa yang kita baca imajinasikan, setelah cukup lelah membaca, berhenti sebentar dengan membayangkan si pengarang sedang menerangkan di depan kelas.

Kecerdasan Music Smart, membaca dengan diiringi sentuhan musik-musik klasik dan lembut. Aku memilih musik Mozart karena dipandang musiknya brilian dan memiliki ritme teratur. Lalu kecerdasan Body Smart, membaca sambil jalan-jalan, gerakan tangan seolah lagi menjangkau buah jambu. Kecerdasan Self Smart, bisa membaca sendirian dalam suasana hening. People Smart, bisa mendiskusikannya isi buku tersebut bersama teman-teman. Terakhir Nature Smart, membaca di lingkungan terbuka sambil melihat pemandangan alam dan hewan. Banyak cara untuk membikin kita konsentrasi.

Maka nikmati saja hidup ini dengan segala rencana dan harapannya. Rencana hari ini aku mau renang di al-Masoem. Meski bakal menghabiskan dana Rp. 8.000,- tapi dapat membuatku sehat. Berenang mampu menggerakkan semua anggota tubuh. Karena pagi di hari Minggu aku jarang berolahraga karena gak punya sepatu.

Miskin sekali aku. Ada hikmah dibalik semuanya. Nikmatilah kemiskinan. Suatu saat aku bakal kaya. Hidup di dunia adalah berputar dan berpasang-pasangan. Ada saat miskin dan ada saat kaya. Nikmatilah dan bersabarlah kini. Termasuk bersabar dengan jerawat yang terus bermunculan. Kalau mukaku jerawatan aku suka gak pede memang. Apalagi kalau dilihatin orang lain. Tapi mana ada sih orang yang begitu perhatiannya padaku melihat ke wajahku terus.

Jerawatku sudah aku obatin pakai Acne Cream Habbatusauda dan Sari Temulawak. Tapi sebenarnya gampang mengurangi jerawat, yaitu dengan menghindari makanan gorengan, tidak bergadang, dan sering olahraga lari pagi dan renang.

Hindarilah bergadang di malam minggu yang sering kau jalani. Pergilah berenang seperti hari ini aku sempatkan tadi. Walaupun keuanganku menipis tapi berolahraga harus tetap dijalani. Tapi orang lain sering bergadang dia gak jerawatan. Ya memang, karena kulitnya berbeda dengan kulitku yang berminyak.

Dan saat ini uangku Rp. 32.000,- Tadi sehabis salat Maghrib mau bayar listrik dan komputer Rp. 30.000,- Sebenarnya aku bingung karena takut gak cukup. Ditambah besok mau memfotocopi buku Manajemen Operasi yang kupinjam dari Yedi yang kira-kira menghabiskan sebesar bayar listrik komputer. Jadi selanjutnya bagaimana?

Tadi kucek ATM. Saldonya bukannya menambah, ini malah berkurang. Sedih sekali aku hari ini. Tadi waktu pulang dari temen Robbi, aku mau menukarkan uang sekalian beli air minum. Aku ambil kue, dikira murah ternyata Rp. 8.000,- Ada sih yang murah cuma ada kandungan Lesitine-nya, lemak babi. Gak apa-apa mahal asal selamat.

Sehari ini aku habis uang Rp. 18.000,- terasa gede banget. Makanya aku bingung dan sedih. Sedih sekali aku hari ini gak punya uang. Walaupun  begitu aku harus rajin belajar. Upayaku konsentrasi penuh pada belajar dengan giat seperti yang diwejangkan orang tua dan guru.

Namun wajar juga kalau konsentrasi belajar terganggu karena memikirkan kebutuhan sehari-hari. Takut tidak mencukupi segala kebutuhan dan makan. Tapi jangan sampai ada perasaan kekhawatiran karena bisa jadi kenyataan. Sambil mencoba mencari kerja sambil kuliah.

Tahun kemarin tetap saja resah, karena belum menemukan kedamaian. Sekarang pun masih gelisah karena kuliah kekurangan uang terus. Semuanya tetap sedih. Bagaimanapun aku harus ridha pada Allah.

Memang beginilah lika-liku kehidupanku. Inilah seorang Vyan yang penuh dengan penderitaan. Penglihatan semakin buram saja. Jangan-jangan minusku bertambah. Kacamataku sudah rusak lagi. Selama ini yang dibicarakan kekurangan terus. Coba saja sekarang pikiran dialihkan pada kelebihan-kelebihanku. Sebagai tanda syukur pada Allah aku mau tidur saja, daripada pusing begini.[]

**


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori