Oleh: Kyan | 08/04/2005

Harus Melayani Pelanggan

Harus Melayani Pelanggan

[Saat pagi] Sesungguhnya apa yang kurasakan saat ini? Sekarang aku belum salat Isya. Padahal sudah jam 10.23. Tadi sudah wudhu tapi batal lagi menunggu berjamaah. Diakhirkan berjamaah atau diawal sendirian? Selain Isya kayaknya lebih baik sendirian tapi awal waktu. Kalau salat Isya gak apa diakhirkan. Ini pendapat siapa sih?

Perasaanku hari ini bagaimana? Bahagiakah aku hari ini? Aku yakin aku akan baik-baik saja, tak kurang suatu apapun. Allah akan mencukupkan rezekiku, asalkan aku bersungguh-sungguh. Rencana semalam tidak akan kulakukan, setidaknya ada niat. Semalam tidur jam 01.00 dini hari.

Mengobrol ngalerngidul tapi aku harus selalu memasukan unsur spiritualitas. Ini ngomongin soal perempuan terus. Kalau ngumpul dengan teman-teman tidak terlepas dari omongan soal perempuan. Wajarkah? Emang sih anak muda.

Rencana hari ini apa? Tugas kewirausahaan sudah dikerjakan atau belum oleh Putra? Dia sudah janji mau menyelesaikan segera. Kalau dia ingkar janji berarti keislamannya dipertanyakan, kecuali ada hal lain. Sekarang sudah jam 7 aku harus berangkat kuliah.

[Di kampus] Sekarang aku sudah sampai di kampus. Dosennya belum datang. daripada diam, lebih baik aku menulis. Yang aku lakukan kemarin, bermanfaat gak? Sebelum kuliah aku sempat belajar namun tak lama kemudian Reza datang mau merental dan minta tolong mengedit ketikannya. Resiko dan konsekuensi buka usaha, ya waktuku sering terganggu. Waktu bakal dipakai buat melayani pelanggan. Ini adalah bisnis.

Menulis hari ini cuma setengah, sekarang harus dilanjut. Walaupun sekarang mau quiz mata kuliah Manajemen Keuangan, tetap aku menulis diary dan baca tafsir harus tetap jalan.

Semalam bangun jam 01.30 dini hari. Aku mandi dan salat Isya, Tahajud, baca tafsir, terus ngantuk lagi. Akhirnya tertidur di atas sajadah. Tau-tau pas bangun terdengar iqimah di masjid. Cepatcepat ke air untuk mengambil air wudhu. Kalau ke masjid bakal ketinggalan rakaat pertama.

Mungkin karena imannya lemah mau ke masjid gak jadi. Padahal salat berjamaah itu wajib bagi laki-laki. Kalau di kosan ada tamu, aku suka gak bisa saja untuk melangkahkan kaki ke masjid. Karena di kosan kami bisa berjamaah. Apalagi kalau hujan, malas saja pergi ke masjid.

[Kosan] Malam ini yang menginap di di kosanku, Yedi dan Veri, teman sekelasku. Agenda yang belum aku kerjakan karena terganggu ada tamu adalah baca Tafsir fi Zhilal. Cuma baca sehalaman. Itu juga gak konsentrasi. Sebelum tidur aku harus baca dulu.

Yang aku khawatirkan adalah masalah tugas kewirausahaan. Putra mau menghandle semuanya. Tapi Uly juga katanya sudah bikin. Dia sudah mengerjakan 90 persen. Padahal malam tadi, dia belum apa-apa. Begitu banyak pengorbanannya. Dia mengerjakan semalamam, mungkin karena aku menekannya.

Ah, lain kali aku gak boleh menekan dia dan mengancamnya. Akan kulanjutkan saja nanti akan aku ketik, gak apa-apa meskipun dia bilang tadi gak apa-apa.

Tadi aku bilang ke dia, tugas sudah dihandle oleh Putra. Takut dia kecewa, akan kuketik hasil kerjaan dia setelah Veri selesai mengetik di komputerku. Tak apa-apa pengorbanan dia begitu besar. Pengorbananku juga harus besar. Aku kerjakan lain kali, aku gak boleh menekan dia. Tadinya mau mengerjakan selepas maghrib, eh malah datang Veri mau merental.

Perasaanku tadi sedikit tenang. Soalnya jerawatku agak mendingan. Berarti penyebab keresahanku adalah jerawat. Ia penyakit ini gak sembuh-sembuh. Meskipun tidur jam 12 tadi malam. Tapi bagaimana dengan rencana aku tidak akan tidur terlalu larut malam lagi karena takut jerawat?

Biar saja ini sebagai bukti pengorbananku dan tidak menya-nyiakan pengorbanan dia. Apakah aku sanggup melakukannya. Soalnya sekarang saja sudah ngantuk. Banyak orang muslim tidur sedikit tidur, banyak beramal. Sedangkan orang kafir banyak tidur. Makan orang kafir tujuh isi perut sedangkan orang muslim satu perut, bahkan kurang—sepertiga isi perut.[]

*


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori