Oleh: Kyan | 15/06/2005

Sahabat Lama, Tantangan Global, dan Mubes MKS

Rabu, 15 Juni 2005

Sahabat Lama, Tantangan Global, dan Mubes MKS

**

Pulang dari warnet aku merasa down. Setelah kuperoleh kabar tentang teman-teman SMU, membuatku jadi minder. Mereka sering standby di warnet, mungkin karena banyak duit—Bukan banyak duit, tapi mereka mementingkan. Di Friendster kubaca testimonial Rina Anggraeni. Dia memang cerdas. Seperti kata temannya, kesibukan dia sukanya baca komik. Mau UAS pun katanya dia sempatkan baca komik. Pantesan ngebet banget ingin ke Jepang, ke surganya produksi komik. Karena yang aku tahu komik kebanyakan karya orang-orang Jepang.

Berkomunikasi dengan teman-teman SMU hanya lewat e-mail. Tapi aku ingin punya handphone, biar komunikasinya lebih inten. Aku mau membuat surat balasan e-mail, terutama buat Liza Siti Fauziyah. Dia temannya Rina dan aku seolah sudah bersahabat dengannya. Walaupun belum pernah bertemu, tapi kupikir sudah akrab dengannya secara gagasan.

Dia bilang anak KAMMI dan ayahnya seorang kader Majelis Mujahidin. Secara fisik di cantik gak yah. Ah peduli amat yang penting cantik hatinya. Secara fisik aku belum pernah bertemu, tapi secara kejiwaan kami sudah saling menyapa. Berawal dari sms, lalu berjanjut di internet, dan selanjutnya tinggal kopi darat untuk bertemu. Selalu ada rasa kangen pada sahabatku. Bukan pacar, tapi sahabat.

**

Dengan terburu-buru kukerjakan, akhirnya tugas Komputer rampung juga. Meski masuk kuliah telat. Kenapa sih aku selalu ‘riweuh’ dan tegang, kenapa ya? Kuliah banyak mengobrol, tidak bisa konsentrasi gara-gara duduk tidak paling depan. Karena datangnya kesiangan.

Selama ini aku merasa belum pernah mengulang pelajaran. Aku sibuk apa sih sebenarnya. Sebentar lagi mau UAS dan aku belum siap. Tambah lagi kegiatanku sekarang jadi panitia Mubes HMP MKS. Kunikmati saja dan gunakan waktu seefektif dan sefesien mungkin. Mungkin waktuku habis di depan komputer. Komputerku sering ngadat, itu yang sering menyita waktuku.

Ingin kubeli novel Ayat-ayat Cinta. Harga standar Rp 40.000,- dan sudah diskon menjadi Rp 28.000,- Aku ingin lebih banyak lagi membaca buku sastra. Tapi bukankah membaca bahan-bahan kuliah harus lebih banyak lagi. Karena itu tuntutan toh sudah memilih kuliah MKS. Jadi harus faham keuangan syariah. Aku harus rajin belajar.

Tidak hanya malas membaca bahan kuliah, kadang menulis catatan harian sebagai curhatan pun malas sekali. Bagusnya menulis tuh siang hari katanya, atau sebelum tidur. Tapi anjuran Morist Schwartz, mendingan di pagi hari. Sebelum melakukan aktivitas apa-apa, segeralah mengambil bolpoin dan kertas untuk merangkai kata.

Semalam aku bermimpi lagi saat pengajian di waktu kecil. Dalam mimpiku kami sedang dites ujian satu persatu oleh guru mengajiku di kampung. Lalu giliranku ditanya tentang  bahasa Arab dan aku gak bisa. Secepat itu aku dilewat saja, sambil guruku bilang, “Yang lain saja bisa kenapa kamu gak bisa?” Kenapa aku bermimpi seperti ini? Apakah ini pertanda, firasat bahwa aku harus belajar bahasa Arab.

Di hari Rabu kuliah Kewirausahaan, sang dosen bilang bahwa untuk menghadapi tantangan global bahwa aku harus memiliki keunggulan komparatif (perbandingan) dan kompetetif, menguasai iptek dan bahasa asing. Bagaimana caranya supaya aku bisa siap menghadapinya aku harus berlatih. Sekarang sudah banyak cd belajar bahasa Inggris. Cuma komputerku pentium satu. Mesti pentium empat untuk bisa belajar otodidak dari cd. Harus banyak membeli film belajar bahasa Inggris. Harus sering buka kamus.

Ujian UAS Marketing soal dan jawaban harus memakai bahasa Inggris. Aku membeli buku-buku teksbook kuliah, pada belum sempat dibaca. Aku lebih tertarik dengan buku umum seperti tafsir, filsafat, tasawuf dan novel. Padahal sama penting.

Nanti pas lagi hari tenang aku harus konsentrasi membaca buku-buku kuliah. Pending dulu membaca buku umum. Makanya sekarang harus diselesaikan baca bukunya. Tinggal tiga hari lagi menghadapi ujian. Aku pinjam buku ke bapusda, menjelang UAS harus segera dikembalikan. Aku harus mengembalikan buku sebelum tanggal 27 Juni.

Semalam aku berbuat dosa. Ya Allah ampuni Hamba-Mu. Temenku sih ingin melihat-lihat gambar porno. Kalau aku gak melihatnya, komputer ada di hadapanku. Tetap kelihatan meskipun merem. Nafsu binatang. Proyek mereka untuk membinatangkan kita.

Besok Jum’at mau mengadakan Mubes MKS pertama kalinya. Aku belum tahu apa-apa tentang Kongres dan Mubes. Kalau Kongres katanya hanya perwakilan, sedangkan Mubes melibatkan semuanya. Pada intinya membahas AD-ART organisasi. Rancangan segala hal yang menyangkut perangkat organisasi.

Ada sidang pleno satu, dua dan tiga. Ada juga dewan presidium. Pleno satu membahas tata tertib dan agenda acara. Sedangkan pleno kedua adalah sidang komisi. Dan sidang ketiga adalah dikumpulkannya kembali setiap komisi dan pembahasan bersama undang-undang per pasal. Aku harus memperhatikan secara seksama biar aku tahu semuanya. Sebuah pengalaman yang mengesankan.[]

**


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori