Oleh: Kyan | 08/07/2005

Foto Aloen dan Rental Manisi

Jum’at, 08 Juli 2005

Foto Aloen dan Rental Manisi

**

Kamis adalah hari terakhir ujian semester dua. Sepuluh hari telah aku lalui pendakianku dan kekecewaan serta ketakutan akan hasil ujian. Ujian Manajemen Operasi mudah-mudahan bagus. Karena ujian akhir aku berusaha untuk disi dengan kata-kata sendiri dan terpaksa nomor satu akhirnya mencontek ke Siti Fatimah. Tapi buat apa nilai gede kalau bukti gak ada. Ya Tuhan engkau pasti memberi yang terbaik bagiku.

Pulang kuliah anak-anak MKS-C pada mau difoto bareng di Aloen Foto. Ada waktu sebelum dimulai acara rapat pengurus KBMP. Karena harus menunggu antrian, akhirnya kami menunggu giliran jam sebelas, barulah kami selesai difoto.

Ada kejadian menarik waktu di studio foto. Ada cewek cantik, gak tahu itu STPDN atau SMU Krida Nusantara. Aku biasa saja. Disangkanya Angel Wings aku sedang mendekatinya. Aku dianggapnya berpura-pura saja padahal ingin melihat cewek itu. Kemudian pas mau difoto aku gangguain dia saja. Aku menoleh ke dia dan dia kelihatan cemberut.

Sewaktu aku bercermin. Cermin memang gak pernah berdusta. Kok, tampangku tampak semakin tua dan tidak cerah. Dua tahun lalu, bahkan setahun lalu pas awal di Batam, mukaku kelihatan putih berseri. Akibat setahun di Batam, kok banyak perubahan. Sekarang aku di Bandung lagi sudah setahun juga. Sepertinya tidak kembali ke semula.

Fisik seseorang memang mengalami regenerasi dan berevolusi dari muda menjadi tua. Tapi aku tetap bersyukur pada Allah. Tampangku masih keren, meskipun badanku tetap kurus. Aku ingin gemuk berisi. Sudah lama aku tidak berolahraga renang dan lari pagi. Minggu pagi, aku harus lari pagi ke Manglayang. Paksakan. Cobalah cuma seminggu sekali kok. Banyak manfaat yang bakal diraih kalau rutin berolahraga. Tanpa perlu biaya dan membuat tubuh tetap sehat.

Dibandingkan renang harus mengeluarkan uang. Tapi harus tetap berolahraga renang untuk menjaga kebugaran. Katanya di Manglayang ada kolam renang. Tapi gak tahu tepatnya dimana. Mesti ditanya lagi ke Asun.

Aku harus rajin berolahraga. Bukankah muslim yang kuat akan lebih dicintai daripada muslim yang lemah. Sekarang aku jarang lagi puasa Senin dan Kamis. Aku harus membiasakan diri lagi puasa Senin Kamis dan selalu salat berjamaah di masjid. Aku harus istikomah.

**

Pulang difoto kembali ke kampus untuk rapat pengurus KBMP. Aku masih memimpin rapat lagi. Kalau lagi berbicara, selalu saja kesulitan dalam mencari dan merangkai kata dalam untaian kata yang indah. Semoga ini dapat dijadikan ajang pelatihan berkomunikasi. Nanti juga terbiasa dan lancar.

Aku punya potensi. Aku mampu seperti orang lain, bahkan melebihi. Kuncinya harus banyak berlatih dan bebaskanlah dalam mengeksplorasikan setiap ide-ide. Dan hilangkan ketegangan saat kita bicara. Orang lain juga ketika dia berbicara sebenarnya sama gagapnya, sama khawatirnya dengan kita. Persepsi kita saja dia kelihatan lancar sekali menguntai kata-kata.

Aku ke bapusda untuk memperpanjang peminjaman dan Uly Ajnihatin menitip meminta tolong dicarikan buku tentang perusahaan dagang. Karena kucari-cari gak ada, kupinjam saja buku tentang perkembangan UKM di Indonesia.

Waktunya pulang dari Bapusda, hujan turun. Biarlah hujan-hujanan aku pulang. Biarlah hujan menghampiri dan menemani langkahku pulang. Sebelum pulang di Bapusda sempat aku membuka e-mailku. Ada pesan dari Error teman SMU-ku. Tapi aku gak sempat membuka friendster, keburu sudah habis jam buka perpustakannya.

Sampai di bunderan Cibiru, aku bingung apakah ke kosan Uly atau langsung ke kosan Eka-Lia saja. Ke perempuan satu takut orangnya tak ada di tempat. Langsung ke dua adik kaka, takut mereka sedang istirahat. Takut kedatanganku mengganggu waktu istirahatnya.

Ah, itu perasaan saja. Kalau mau datang, datanglah! Kalau gak, ya enggak. Sambil menunggu agak sore, kuputuskan berjalan kaki lambar-lambat saja sepanjang jalan Manisi, sambil melihat-lihat. Ternyata di Manisi ada rental VCD.

Dan sampailah aku di kosan Eka-Lia. Mereka lagi siap-siap mau makan. Akhirnya aku makan bareng disana. Dan mereka memberiku uang sepuluh ribu, besar sekali. Katanya buat bayaran mengetik tugas Marketing.

Karena jam empat sudah ada janji di kosan, katanya Wati mau datang ke kosan, akupun pamit kepada mereka. Wati mau datang mau membantu mengerjakan persiapan Raker—Musyawarah Kerja—Pengurus KBMP untuk periode 2005-2006.[]

**


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori