Oleh: Kyan | 03/12/2005

Rekening Bank Hubungan

Sabtu, 03 Desember 2005

Rekening Bank Hubungan

**

Apakah seharusnya aku langsung mengatakan kepadanya bahwa aku suka. Apakah dalam setiap kesempatan harus kubilang dengan berulang-ulang bila sekali dua kali tidak mempan. Bukan aku tidak berani dan tidak sempat, tapi aku tidak ingin seperti lelaki lain yang seenaknya mengobral janji pada setiap perempuan, namun akhirnya ingkar janji. Wanprestasi aku berbeda dari laki-laki lain.

Aku seorang idealis. Hanya idealisme yang kumiliki dan sebagai kemewahanku. Terlalu agung seorang perempuan untuk dikhianati dan diberi janji tanpa bukti. Meski sekuat apapun perempuan itu, tetaplah perempuan punya emosional yang peka. Dia akan merasa bahwa ada seseorang yang mencintai dan menantinya.

Lebih baik aku diam seribu bahasa untuk mengatakan cinta. Meskipun diamku sangat menyakitkan dan menodai cinta itu sendiri. Dalam perjalanan untuk menuju harapan dan kenangan yang haru biru, aku tidak ingin menyakiti hati seorang perempuan. Aku tidak mencari apa-apa selain mencari belahan jiwaku yang hilang. Mencari sayap malamku yang hilang ditelan masa. Meski kadang diamku membuat kekhawatiran dan kesedihan hingga memunculkan rasa bahwa diriku tidak ada yang mencintai.

Memang cinta adalah kata kerja. Jadi aku sendiri dulu yang harus mencintai orang lain, dan hal itu tidak boleh merasa lelah. Kalau dalam istilah 7 habit, RBH = Rekening Bank Hubungan. Membangun hubungan emosional lewat perhatian dan pertolongan. Rekekning tersebut harus senantiasa diisi setiap saat minimal dengan senyuman dan sapaan hangat.

Aku juga belum sempat membalas email teman-temanku di Batam dan Unpad. Aku rindu pada ibuku. Aku mesti menulis surat segera buat mereka. Nanti kalau ke warnet lagi aku mau mengirim e-mail. Mungkin mereka sangat menantikan balasan e-mail dariku. Aku mesti menyempatkan waktu buat mereka. Karena hidup ini adalah hubungan manusia.

Sekarang ini aku belum cukup istirahat. Nasihat temanku, Pipih bilang padaku aku mesti membayar utang tidurku dan makan dengan pola sehat. Meski banyak tugas kuliah yang makin numpuk. Dalam cukup tidur aku mampu mengerjakan dan menyelesaikan tugas. Jangan pernah sampai menganggap bahwa aku tidak mampu. Aku bisa mengerjakannya dengan fokus. Semuanya tidak ada yang berat bila dikerjakan secara bertahap dan gotong royong, bersama-sama.

*

Besok aku sudah janjian mau lari ke Manglayang dengan Sinta dan Tuti. Aku mau menabung ke Rekening Bank Emosional hidupku pada orang-orang. Memang hidup ibarat menabung di bank, yang nanti akan kita tarik di dunia dan di akhirat.

Karena besok pagi mau kerja kelompok mengerjakan tugas Asuransi, aku tidak boleh tidur tidak larut. Malah di warnet kelamaan dan habis enamribu limaratus. Padahal di tulisan warnet, sejam tarifnya delapan ribu. Mungkin ada diskon dan aku langsung turun saja.

Dari jam 7-11 malam mencari-cari alamat asuransi di Bandung. Susah ditemukan, kecuali harus satu-persatu dibuka situsnya. Apalagi branch managernya lebih sulit lagi mencarinya. Tugas Asuransi yang memaksakan mahasiswa mencari di internet supaya tugas bisa kelar. Daripada datang ke kantornya akan lebih banyak dana yang keluar. Ini untuk satu tugas saja sudah banyak pengeluaran. Meski aku selalu berpikir hemat, tapi kasihan teman-teman keuangannya terkuras. Mana dikumpulkannya tinggal dua hari lagi. Belum tugas yang lain.

Sampai di kosan lagi jam sebelas malam.  Pintu pagar sudah dikunci. Terpaksa aku naik pagar. Tidak biasa pintu gerbang dikunci. Mungkin supaya aman dan tidak kehilangan sesuatu. Kalau sudah kehilangan semua menjadi repot.

*

Sudah jam lima, setelah kutunaikan salat Subuh kupersiapkan mau lari pagi. Karena sudah janji dengan Sinta mau lari pagi ke Manglayang. Takut nanti bakal jajan lebih dari sepuluhribu aku pergi ke ATM dulu. Lalu pergi ke kosan Sinta. Dia memang lucu dan enak diajak main.

Begitu sampai di kosannya, dia belum persiapan apa-apa. Malah katanya jam tujuh saja dan aku mesti ada di kosannya lagi. Akhirnya dengannya kami cuma keliling saja tak sampai ke Manglayang. Entah yang datang dari Cililin, siapa pacarnya mungkin. Soalnya cowok, sendirian lagi.

Kenapa aku mesti cemburu. Ternyata susah mendapatkan cewek yang masih bersih dan belum menjalin hubungan. Meskipun ada perempuan, tapi ada hanya sisa dan sisa orang. Tapi akan kudapatkan seorang perempuan seperti diriku yang mempunyai semangat optimis. Allah akan memberi jodoh dari jenisku sendiri, pasti sama-sama manusia, bukan binatang.

Pulang lari, makan dan tidur sebentar. Dilanjut dengan mencuci pakaian. Jam sepuluh Iis dan Neng Titin datang dan mengobrol sampai Duhur di kosanku. Lalu kerja kelompok Matematika di kosan Ida sampai jam empat sore. Bertemu Sinta lagi disana. Karena Ida dan Sinta satu asrama di An-Nuur. Sinta bilang mau main ke kosanku Selasa  setelah Duhur.

Minggu meski disebutnya hari libur, tapi tidak libur mengerjakan tugas. Supaya tugas matakuliah Asuransi segera selesai, harus ada jobdes pembagian tugas. Harus ada yang datang ke BPS, ke warnet, dan menuangkannya ke makalah. Terus bagaimana lagi untuk menemukan data-datanya belum terpikirkan.

Belum tugas matakuliah Matematika mandiri dan kelompok sudah mengantri untuk diselesaikan. Akan menghadapi UTS matakuliah Bank Komersial Syariah dan merangum tugas matakuliah Manajemen Keuangan Syariah. Begitu banyak tugas kuliah. Hari-hariku selalu sibuk saja.

Selama hari-hari kemarin, disibukkan dengan membuat konsep OPM sampai kurang makan dan tidur. Jadinya semakin kurus saja. Apakah karena pikiranku saja yang selalu tegang dalam setiap menghadapi sesuatu. Pahadal tugas itu bakal kelar juga akhirnya. Bila memang setahap demi setahap dikerjakan. Aku mesti menenangkan hati dan pikiran.[]

**


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori