Oleh: Kyan | 01/06/2006

Kesaktian dan Kekosongan Pancasila

Kamis, 01 Juni 2006

Kesaktian dan Kekosongan Pancasila

**

Hari ini diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Presiden SBY mengatakan mari kita bangun Indonesia bersama dan hilangkan perdebatan. Tri Sutrisno juga mengatakan bahwa Pancasila sudah tidak diperhatikan lagi. Konseptualisasi Pancasila sudah cukup bagus, namun realisasinya belum ada. Mungkin karena belum ada figur yang telah mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila.

Pancasila berbeda dengan Islam. Rasulullah telah menjadi figur contoh yang telah membumikan pesan-pesan Islam, pesan Alquran. Dan aku melihat nilai-nilai Pancasila termaktub dalam Islam. Kebenaran itu universal. Setiap manusia yang benar-benar manusia pasti mengakui kebenaran adalah kebenaran.

Namun yang menjadi penghuni Indonesia bukan saja orang beragama Islam. Mayoritas tidak bisa menjadi diktator terhadap minoritas. Dalam naungan kebhinekaan asalkan pokok-pokok Islam dapat terwujudkan, untuk membuat persatuan sesama anak bangsa lebih baik muslim mengalah untuk menang. Toh jikapun ketika menjadikan dasar negara Islam pun belum tentu kemiskinan, kebodohan, dan kejahatan akan hilang dengan sendirinya.

Hari ini dimulai Bazar MKS. Kebodohan hanya dapat diperangi dengan memunculkan kesadaran orang-orang. Mereka harus diberikan pengajaran dan pendidikan. Maka ketika MKS mengadakan Bazar itulah salah satu alasannya selain kepentingan bisnis. Hasil Bazar Buku di hari pertama sangat memuaskan. Kurasakan lelahnya harus mengangkat empat dus besar buku siap jual dari kosanku ke kampus bolak-balik. Aku harus ikhlas. Aku harus berpikir apa yang bisa aku berikan pada semuanya. Begitupun setiap perempuan ingin kuberikan cinta untuknya. Aku ingin memperhatikan dan memberi perhatian pada semuanya. Aku ingin memiliki semuanya. Aku ingin dimiliki oleh semuanya.

Makanya aku harus selalu siap sedia dan rela berkorban. Tak dipungkiri kadang aku ingin mementingkan sendiri. Ego diri memang tidaklah jelek, justru itu sebagai identitas diri. Sebagai pebangkit kreatifitas. Seperti konflik juga tidak selamanya dipandang negatif. Konflik harus bersifat positif. Konflik harus disikapi positif, meskipun perih tapi memberikan pencerahan. Dengan pertentangan akan diperoleh sintesis, atau kesimpulan-kesimpulan baru yang mencerahkan. Konflik, debat dan segala pertentangan atau negatif harus disikapi positif.

Bila aku menolong seseorang, orang tersebut akan balik menolongku. Cepat atau lambat ini hukum kehidupan. Konsep takdir menurutku adalah pilihan. Orang yang turun dari lantai dua ke lantai bawah mau lewat tangga atau loncat saja, terserah pilihan. Keduanya memiliki konsekuensi. Maka disinilah akal berperan. Dan agama menurutku adalah konsepsi filsafat, adalah sebagai bentuk pencapaian akal tertinggi. Dimana dan bagaimana akal potensi mampu melakukan kontak dengan akal aktif.

Manusia yang sudah melakukan kontak dengan akal aktif, dialah manusia yang tercerahkan. Dialah seorang nabi dan rasul yang diutus Tuhan kepada sesamanya. Manusia di luar nabi dan rasul, mungkin bisa tercerahkan, tapi tidak akan sampai setingkat nabi dan rasul. Ada yang mengatakan jika Muhammad tanpa  wahyu, Karl Mark akan lebih unggul tentang pemberi solusi kemanusiaan. Aku tak ingin ini unggul itu unggul, terpenting aku harus tercerahkan.

Saat hari Bazar Buku, hujan turun. Tampilan dan posisi stand berubah tidak seperti kemarin. Memang segala sesuatu agar tidak monoton memerlukan perubahan. Setiap hari aku harus berubah, bermetamorfosis dalam melakukan penataan buku.  Menurut pak Hernowo, buku yang berkualitas adalah buku yang menggerakkan. Seperti biografi Ali Syarati karya Ali Rahmena. Buku yang menggerakanlah yang layak dikonsumsi masyarakat.

 

Jangankan yang kasat mata, benda yang seolah diam dalam pandangan kita, sebenarnya bergerak. Terlihat oleh mata indra saja tidak ada pergerakan apa-apa. Wajah kita saja dalam setiap detiknya selalu berubah. Tidak betemu saja dengan seseorang selama seminggu, niscaya akan melihat ada perubahan.

Ilmiahnya bahwa segala sesuatu tersusun atas atom-atom. Dalam atom ada inti atom dan elektron yang selalu bergerak berputar mengelilingi inti atom. Elektron bergerak terus-menerus tanpa henti. Padahal elektron tersebut menyusun dalam suatu benda yang terlihat oleh kita kondisinya diam. Diam padahal  bergerak.

Inti atom juga tersusun atas proton dan neutron. Setelah diteliti lagi partikel susunan inti atom, hasil penelitiannya mampu meruntuhkan pemahaman materialisme. Materi yang kita lihat sebenarnya tak ada apa-apa, melaninkan vibrasi energi. Inti atom itu hanyalah kekosongan, hanya sekumpulan energi. Lalu bagaimana dengan partikel-partikel yang tak beraturan. Ketakberaturan mampu meluluhlantakkan Horisoma dan Nagasaki. Aku ingin lebih mengerti dengan teori atom. Aku harus lebih mengkaji lebih dalam.

Dalam novel The Da Vinci Code, sains dibahas juga. Aku hanya membaca novel yang menambah perbendaharaan kosakata, menambah wawasan, memunculkan imajinasi yang menggeliat kesana-kemari, termuntahkan semuanya. Semoga dengan itu semua bisa mengantarkan pada pintu kesuksesan dan kebahagiaan.[]

**

 

 

 

 


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori