Oleh: Kyan | 09/06/2010

Mengintip Profil Pribadi

Bandung Barat, Juni 2010

Mengintip Profil Pribadi

Vyan Sovyan Solehudin

Vyan Sovyan Saladin

## Akulah yang bernama Sopyan Solehudin Al-Afgani atau biasa dipanggil si vyan—maka jadilah nama pena: Vyan Sovyan Saladin—adalah simbol kehadiranku sebagai anak zaman yang terlahir ke perkampungan dunia tahun 1983 melalui rahim suci Emak-ku, Imas Nurjanah dengan Bapakku, Mohamad Aminudin.

Melerai kemanisan dan kegetiran mimpi bersama tiga orang kakakku, A’Miftah Anshori, A’Dede Sulaeman, T’Neneng Nurlaelah yang bermula dari Dataran Pegunungan Selatan (Pakidulan) Kabupaten Tasikmalaya Kec.Pancatengah Desa Tawang Kampung Citamiang.

Mulai mengeja alif-ba-ta di Madrasatul ‘Ilmiah Kang Yusuf Taziri dan Ceu Tati dalam pendar cahaya lampu tempel minyak tanah dan suara jangkrik yang berisik, dan burung malam yang kadang membuat aku ketakutanawas ada kunti, awas ada kuntilanak.. kalau nakalmu masih terus kumat.

Mengeja aa-be-ce-de di pendidikan dasar SDN Tawang 2 tahun 1991-1996 dan SLTPN 3 Pancatengah tahun 1996-1999 dalam keremangan rimba pengetahuan yang menjangkiti akal potensial dan akal aktual. Saat kelas 2 SD ibu guruku memuji yang katanya aku jago deklamasi puisi. Maka saat memasuki kelas empat, di acara pesta kenaikan kelas dengan suara menderang aku membaca puisi. Saat SMP pun pernah aku juara baca puisi se gudep Kecamatan. Yeah, aku memuji diri sendiri sebagai kebanggaan pribadi bahwa aku punya bakat dan minat yang layak dikembangkan. Meski mungkin sekarang sudah terlambat sadar.

Layaknya Si Kabayan Saba Kota, aku pun meninggalkan kampung halaman desa untuk mengecup individualisme kota. Aku benar-benar anak kampung di kaki pegunungan pakidulan selatan, mau bersaing di kota, alamakkk..??? Berjualan koran di pertigaan jalan Leuwigajah Cimahi sambil meracik mimpi sekolah di SMAN 2 Cimahi tahun 1999-2002. Tanpa saudara, sahabat, dan cinta.

Dalam hidup yang tak tentu, membuka tabir kesadaran dengan merantau ke pulau Barelang Batam tahun 2002-2004. Menjadi karyawan Toko Buku Gramedia, menekuni bisnis MLM Syariah Ahad-Net Internasional, mengaji bersama Komunitas Jamaah Salafi, Jaulah Tabligh dan PKS, serta beruzlah sepekan di Perpustakaan Masjid Raya Batam Center.

Menghimpun kembali serpihan tersisa menuju mimpi abadi dengan kembali ke kota kembang Bandung. Masuk Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Fakultas Syariah dan Hukum Jurusan Muamalah program studi  Manajemen Keuangan Syariah tahun 2004-2007. Membangun komuntias kampus bernama Aya Sophia yang selanjutnya menjadi rintisan organisasi nirlaba dengan nama ASI (Aya Sopihia Integrated), yang berevolusi jadi brand merek ASI7.

Melanjutkan Strata Satu Jurusan Muamalah, tapi meng-dropout-kan diri demi menyambung nafas hidup. Buat makan aku harus mencari pekerjaan dan nanti melanjutkan pendidikan. Antara 2007-2009  masih bertempat tinggal di bascamp ASI, membuka Taman Bacaan dan Toko Buku dan bergonta-ganti pekerjaan Mulai dari menjadi Account Executive di PT. CIC Futures, Branch Sales Officer / Marketing Funding di Bank Bukopin, mengikuti Training SDM Mujahid 3 spesialis Supervisor di Rabbani profesor Kerudung Indonesia, dan selanjutnya ada panggilan test dan diterima menjadi Admin Pembiayaan dan Keuangan di sebuah Koperasi Syariah, MC Jasa Keuangan Syariah cabang Sukabumi. Setahun kemudian naik jabatan menjadi Audit Internal di kantor pusat Cileungsi, Bogor. Tapi beberapa bulan di Bogor memutuskan pengunduran diri demi memenuhi keinginan Emakku dan beberapa alasan lainnya.
 
Sebulan tinggal di Bandung, kesana-kesini mencari pekerjaan. Barulah ada informasi dari tukang fotocopy bahwa distributor Procter & Gamble (P&G) sedang membutuhkan sales untuk buka cabang baru di Bandung Barat. Karena syarat menjadi sales harus punya motor—aku belum punya motor dan ketidakpunyaan motor telah menghambat peningkatan karirku, tapi tentu sekarang sudah punya dong…—tanpa melalui tes apa pun aku diterima sebagai Admin Operator dengan nama perusahaannya PT. Tritunggal Mulia Wisesa (TMW) dengan prinsipal P&G, yaitu bidang usahanya mendistribusikan produk-produk P&G seperti shampo Pantene, Rejoice, Head & Shoulders, Pampers, Olay, Vick, Downy, dan produk ternama lainnya di wilayah Indonesia.
 
Enam bulan kemudian dipromosikan jadi Koordinator Depo, yaitu jabatan setingkat Supervisor, yang tugasnya bertanggung  jawab terhadap operasional cabang kecil kantor Batujajar-Cililin dan sempat dirotasi ke cabang Cimareme-Padalarang. Masih menjadi Koordinator sambil mencari peluang dimana ingin Sabtu dan Minggu bisa full libur untuk bisa melanjutkan lagi kuliah kelas karyawan. Tidak ingin pekerjaan over-time seperti yang kualami. Bukan aku gampang bosan, tapi aku harus melakukan suatu perubahan untuk menjadi lebih baik lagi.
 
Sambil mengembangkan brand merek ASI7 sebagai rancangan bisnis sosial, aku ingin mengenyam lagi bangku sekolah, sebenarnya. Ingin aku bisa mengumpulkan dana atau ada beasiswa yang dapat memuluskan aku menyelesaikan jenjang Sarjana yang belum sempat kutamatkan. Lalu melanjutkan S2 Studi Pemikiran Ekonomi Islam di ISTAC Malaysia, kalau bisa. Dan S3 Studi Filsafat di McGill Montreal Kanada, kalau bermimpi diboleh-bolehkan saja.
 
Kegiatanku yang kusuka adalah tentu sebagai seorang pencari, seorang salik, adalah membaca dan menulis untuk bisa membina pikiran, belajar menggesek biola untuk mengolah rasa, yang akhir-akhir ini banyak aku tinggalkan karena kesibukan, olahraga renang dan angkat barbel untuk stamina, jalan kaki sepanjang trotoar sebuah kota, dan kalau bisa dengan seorang wanita. Dan idealnya adalah salat untuk mendaki maqam spiritual untuk meraih ilham, demi mengabdi pada kemanusiaan. Jadi, itulah aktifitas yang melingkupi keseharianku: baca, nulis,  jalan kaki, dan bersepeda.
 
Buku-buku yang kusuka adalah buku-buku yang menyoal peradaban dan kebudayaan. Diantaranya adalah buku kumpulan puisi, esei, cerpen, novel dan tulisan-tulisan penting yang jika mati akan sangat menyesal jika aku tidak sempat membacanya. Membaca kumpulan tulisannya Cak Nun, Zaim Uchrowi di rubrik “Resonansi”-nya Koran Republika, caping-nya Mas Goen di Majalah Tempo bekas yang kubeli di pasar buku bekas Cikapundung, atau tulisan di manapun saja—koran bungkus gorengan, billboard, brosur, iklan partai, dan huruf-huruf yang bermakna atau pun sampah belaka.
 
Tulisan dari Cak Nur, Mulyadhi Kertanegara, Ziauddin Sardar, Abdul Hadi WM, Hernowo, Ayu Utami, Asma Nadia dan deretan penulis lain sastrawan dan budayawan sekaliber Nusantara dan Mancanegera. Sesekali melewati akhir pekan membaca rubrik “Seni”-nya Koran Kompas Minggu dan “Islam Diges’nya koran Republika Ahad.
 
Impiannya  aku menjadi seorang filosof Indonesia,  jadi budayawan sekaliber Emha Ainun Nadjib. Menjadi filosof dan penyair melampaui Legendaris Muhammad Iqbal, Jalaluddin Rumi, dan Kahlil Gibran. Tapi lebih baik aku menjadi diriku sendiri saja. Terpenting dari yang penting, ujungnya aku ingin Menjadi (Becoming): Pemimpin Keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah. Menjemput bidadariku yang akan menjadi ibu bagi anak-anakku yang saleh dan salehah, sebagai permata keluarga rumahku surgaku disini dan masa depan.

Sekelumit prestasi dan pengalaman terdokumentasi berikut:

  1. Ijazah D3 Manajemen Keuangan Syariah UIN Sunan Gunung Djati Unduh
  2. Ijazah S1 Muamalah Perbankan Syariah
  3. Transkip Nilai D3 Manajemen Keuangan Syariah Unduh
  4. Kartu Tanda Penduduk Unduh
  5. Piagam Penghargaan IPK Tertinggi Unduh
  6. Sertifikat KKMB Pelatihan Bank Indonesia Unduh
  7. Piagam Pengalaman Organisasi Kampus Unduh
  8. Surat Keterangan Magang di PT. Askes (Persero) Unduh
  9. Surat Keterangan Penelitian di Bank Permata Syariah Unduh

***

 


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori