Oleh: Kyan | 14/04/2013

Menghitung Karunia Hari Ke-30

Hari ke-30

  1. Aku sangat bersyukur yang tak terkirakan karena sudah kudapatkan PIN BB Kainda MF Az-Zahra, dan tidak butuh waktu lama diapun meng-invite PIN BB-ku. Antara aku dengannya semua sudah terhubung di jejaring sosial dan sistem koneksifitas lainnya. Hanya saja aku belum tahu atau aku saja yang tidak sadar, atau aku tidak tahu malu bagaimana bisa kuperoleh perhatian dan cintanya.
  2. Aku sungguh sangat bersyukur dapat mengambil cuti kerja. Bersamaan dengan cuti ada panggilan tes dari PT. PNM (Persero) dan aku dapat mengikutinya dengan baik dan lancar.
  3. Aku bersyukur di tempat tes di Balai Diklat PU  kuperolah teman baru perempuan bernama Miena dan laki-laki bernama Ganjar. Ternyata Miena orang Cililin, sangat dekat dengan tempat tinggalku.
  4. Aku bersyukur Miena memberi PIN BB dan ternyata dia kenal pula dengan beberapa orang yang menjadi temanku. Teman kuliah: Yedi, Sinta Fujiyanti dan suaminya yang juga saudaranya Miena. Teman kerja: Yudi, Murtin, Meka, Didin, mereka adalah rekan kerja Miena sebelumnya.
  5. Aku bersyukur meski tak kutemukan alamat rumah pacarnya Khansa, adiknya Kainda, dapat kukunjungi dan kunikmati kembali wajah indah pegunungan Manglayang. Pernah disana enam tahun lalu bersama seseorang, tapi dengan atau tanpa cinta sama saja perasaannya.
  6. Aku sangat bersyukur meski terlambat datang, aku dapat mengikuti Ta’lim Madani di Masjid Al-Istikomah Jl.Riau Bandung. Pengajian pembekalan Pernikahan atau dapat menjadi ajang taaruf dan persahabatan.
  7. Aku bersyukur sudah menonton film Hindi berjudul Fanaa, Eegaa, dan Chakravyuh. Darinya kupetik sarikata bahwa bagaimanapun teroris tidak akan menang. Bila merebut kekuasaan dengan senjata, begitupun nanti memerintah rakyatnya pun dengan senjata.
  8. Aku bersyukur dapat dikunjungi sobat kuliahku, Hilman Omen. Dia menginap di rumahku untuk melewati malam minggu dengan menonton film Hindi bersama.
  9. Aku sangat bersyukur di pagi hari Minggu aku sempat lari pagi menikmati kesegaran udara Landasan Suparlan Batujajar. Dapat kukeluarkan keringat dengan berolahraga dan menikmati pemandangan.
  10. Aku sungguh sangat bersyukur meski terjebak kemacetan di Flyover Pasopati, dapat kunikmati gemerlap malam kota Bandung di malam Minggu. Begitu kubuka Blackberry ada pesan masuk dari Kainda Bunga. Malam minggu ini dan sebelumnya kami bisa bercengkrama meski sekejap dan meski itu bukan tanda bahwa dia respek padaku.

Responses

  1. rajin sekali menulisnya Vyan.. targetkan punya buku Vyan..

    aku cuma bisa sekali seminggu, itu pun kalau ga ditargetkan, mungkin tidak akan ada tulisan.. 😉

  2. Target mah udh sejak dulu Mbak El, cuma pernah tulisan-tulisanku hilang. Jadi patah semangat buat memenuhi targetnya. Sekarang malah sibuk jadi pekerja. Semoga itu terwujudkan suatu saat nanti. Amin!

    Memang seharusnya aku yang masih bujangan memiliki banyak luang waktu, tapi bagi yang sudah berkeluarga seperti Mbak El, sekali menulis tapi tulisannya berisi, bermanfaat bagi setiap pembaca. Sedangkan aku hanya keluh kesah sajah…


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori