Oleh: Kyan | 26/01/2014

Dengan Pekerjaan Baru

Kamis, 26 Januari 2014

Dengan Pekerjaan Baru

##

Menjalani pekerjaan baru, kemarin aku menyusuri jalan-jalan Ciamis sampai yang menanjak dan menurun tajam dengan batu-batu sebesar kepala. Mengikut sales senior, Pak Aji Dimyati ke SDN Sirnagalih, SD Argasari, SMAN 1 Cihaurbeuti, SDN 2 Darmacaang (Cikoneng Ciamis), dan sisanya adalah kelelahan.

Lalu hari ini dengan sales senior lain lagi, Pak Endang Waluya, ke SD Cieunteung, SD Nagarawangi 3, SDN Tugu 3, dan MI Rahayu (Tamansari). Lalu setelah Duhur baru sendirian memberanikan datang ke SMPN 12 Tasikmalaya, yang ternyata tadi pagi Pak Aji sudah datang lebih dulu.

Karena penasaran dengan SMA Plus Amanah, sekolah almamater Kainda dan Ellen, aku sampaibolak-balik mencari-cari lokasi dimana itu SMA Plus Amanah. Mencari plang sampai lewat jembatan Kawalu menuju jalan kampungku. Kutanya-tanya ke orang-orang, tidak jelas penjelasannya dan lebih banyak tidak tahu. Mereka bilang itu di Sambong ada sekolah plus pesantren. Aku tak tahu dimana itu Sambong. Tapi mungkin sudah kelewatan tadi.

Tapi ketemu juga akhirnya. Merasa kikuk juga untuk pertama kalinya aku datang sendirian ke sekolah menawarkan dan menjajakan diri siapakah aku. Permulaannya tiada lebih memperkenalkan diri bahwa aku sebagai pemain baru di dunia buku. Aku berterus terang saja bahwa saya baru mau seminggu bekerja di Yudhistira. Maksud berterus terang kalau ada kesalahan atau dalam penjelasanku terasa kaku dan kikuk jadi harap dimaklumi.

Sesungguhnya mampukah aku di dunia perbukuan. Mampukah aku bersaing sebagai pemasar buku-buku Yudhistira, yang secara perusahaan sudah kalah unggul oleh Erlangga dan setara dengan Tiga Serangkai, Massmedia, Duta GO, Intan, dan lain-lain. Orang senior saja seperti tak mampu, apalagi aku yang masih baru. Juga mengharapkan hasil seperti senior apakah itu bagai pungguk merindukan bulan.

Intinya pekerjaanku sekarang adalah mendatangi sekolah-sekolah yang tak boleh kenal lelah untuk memperkenalkan diri bahwa aku ini dari penerbit Yudhistira. Pekerjaan ini entah akan bertahan sampai berapa bulan. Memang menantang, tapi kalau tak ada kemajuan bagaimana tahan untuk tetap dilanjutkan. Dan beginilah pekerjaan kasar yang selebihnya pakai tenaga otot sekuat baja.

Tapi memang perlu keberanian juga untuk tahan malu bertemu kepala sekolah dan pejabat-pejabat dinas. Apa itu tidak memerlukan sikap berani? Coba siapa yang mampu dan bertahan. Tinggal tunggu saja siapa yang dapat bertahan. Siapa yang bernyali tinggi, tebal muka meski berulang kali harus diusir. Meskipun secara kasar tak ada yang mengusir, tapi secara halus ada iysarat-isyarat bahwa ia sedang tak suka dikunjungi. Maka aku harus mampu menimbang dan menilai saat-saat kapan sebaiknya aku datang.

Pola pikir sendiri bahwa ini pekerjaan kasar. Apapun pekerjaan tak ada yang enak. Semua ada resikonya masing-masing. Sudah pernah beberapa tahun jadi staff administrasi, semi lapangan, full lapangan, tak ada pekerjaan yang membuatku senang. Saat senang mungkin saat bercinta saja, atau saat menulis seperti ini. Tapi ini juga sedang diburu waktu aku harus menyelesaikan pekerjaan lain.

Andai dengan kesenanganku ini bisa mengalirkan uang. Aku bisa terapi mental tapi pula memberi jalan pada penghasilan. Tapi tidak mau juga kalau seharian terus-terusan di depan layar komputer. Tapi mungkin mampu bertahan juga kalau memang tidak gelisah soal uang. Uang dan uang yang selalu jadi pikiran dan menjadi kerikil-kerikil tajam perjalanan.

Rasanya senang kalau aku punya pacar dan selalu tersedia uang saat muncul kebutuhan dan keinginan. Ingin sesuatu tidak perlu berpikir-pikir panjang, akhirnya dipenuhi saja itu kemauan untuk segera dilupakan. Memang persoalannya kembali pada manusia itu sendiri dalam mempersepsi diri sendiri dan lingkungan. Dengan pekerjaan baru senang dan menyenangkan atau sakit menyakitkan akan sangat bergantung pada pola pikirku sendiri. Jangan ambil pusing dengan komentar, dengan prasangka dan asumsi yang belum tentu benar.[]


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori