Oleh: Kyan | 06/12/2015

Jurus Jitu Menulis Buku

Intisari__Aku Ada BukuMenerbitkan buku itu soal gampang. Persoalannya, adakah yang mau membacanya? Ikuti jurus penulis dan jurnalis peraih sejumlah penghargaan, Brett Arends, agar buku yang diterbitkan bermanfaat bagi orang banyak.

Satu, kenali pembaca. Sebelum menulis, tentukan kalangan yang akan menjadi pembeli, tempat penjualan bukunya, dan hal spesial yang membuat karya kita lebih layak dibeli ketimbang buku serupa. “Sebelum jemari menari di atas papan ketik, kenali produk dan konsumen Anda,” ujar Dan Dillon, direktur sebuah perusahaan self-publishing seperti dikutip dari Forbes.com.

Dua, matangkan rencana. Visualisasikan rencana menulis dengan menggambar alur kerja di atas kertas ukuran besar. Flow chart dapat memandu penulis agar tidak berputar-putar atau macet saat menuangkan gagasan. Lalu cari editor profesional yang dapat memoles naskah agar lebih menarik dan berisi.

Tiga, menulis ibarat maraton. Tentunya butuh latihan untuk menulis buku bagus. Seperti berlari maraton, tak ada orang yang sanggup melakoninya tanpa membiasakan diri berlatih. Berbeda dengan karya jurnalistik, menulis buku membutuhkan seni naratif dan bertutur.

Empat, ikutilah pelatihan menulis. Di samping banyak membaca buku dengan beragam genre, mengikuti pelatihan menulis dapat menajamkan kemampuan. Tentukan waktu, tempat, dan caranya, misalnya tiap malam setelah anak-anak tidur, di ruang keluarga, dengan smartphone yang dimiliki.[]

#Spotlight Reiny Dwinanda, Leisure Republika.


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori