Manuskrip

Beberapa Judul Tulisan :

Responses

  1. pian tolong kamu jgn ganggu istri saya Okke, apa maksud kamu dgn puisi2 ga jelas…cari aj wanita lain yg sholehah,

  2. dg menulis kata “pian” sbmana di atas, aku ragu apakah betul yang bertamu ke blog saya ini benar-benar suami Okke? jikapun benar, aku merasa mendapatkan durian runtuh, seolah aku begitu penting–dapat menjadi batu sandungan–dalam kehidupan yang bersangkutan..

    Namun dengan segala hormat dan maaf, bisakah diklarifikasi puisi yang mana atau diksi yang mana yang membuat “rasa” saudara terusik? jikapun ada, aku tak bermaksud demikian, tapi semata-mata “Okke” adalah teman SMA yang memiliki kenangannya tersendiri.

    Sebab masa lalu adalah kenangan yang siapapunun pasti memilikinya. Bukankah adanya kita hari ini adalah perjalanan dari masa lalu? Penting sekarang adalah berpikir untuk merajut masa depan… Salam.

  3. ragu???apa maksudmu???sorry mksd sy pyan…sy orgnya “real”…bukan org yg berimajinasi…atu memutar2 kata2 spt Anda…makanya hati2 donk kalo blog…kayanya kamu sorry ya ..tipe “penghayal”…cocok jd pendongeng…dan satu lagi..emgnya saya siapa yg ga punya kerjaan ngurusin Okke?…aneh kamu teh

  4. wah update jg nie…soalnya klo menulis namaku begitu pasti itu orang yg aku kenal bgt. seperti ada konspirasi. kalau begitu terima kasih atas petuah-petuahnya. tadinya ingin menulis berpanjang lebar utk memberi sanggahan, tapi aku takut itu tidak akan bermanfaat…so, mohon maaf saja bila ada kata-kata tak berkenan di hati. peace. dech!.

  5. Bagus,Alhamdulillah,syukur…kamu sadar…tidak ada manfaatnya…istri saya “kehormatan” saya…saya akan jaga…mudah2an kamu bisa bermanfaat buat org banyak..amien

  6. begini, saudara bilang bahwa saudara orangnya “real”, tapi kok begitu ‘khawatir’ dengan hal-hal “maya”? seperti bertolak belakang z antara cara saudara berpikir dengan praktiknya? jikapun ada kata mesra dalam dunia maya, tak perlu khawatir toh itu nirnyata!

    satu hal yg perlu saudara ketahui, Okke adalah satu perempuan terbaik yang pernah aku temui. Tentu berjodoh dengan lelaki terbaik pula. Bukan lelaki posesif atau bahkan over-protektif. Mungkin saudara lebih tahu bahwa perempuan tak ingin keterkungkungan.

    seperti yg anda bilang, mgkn benar pula bahwa saya ini adalah lelaki pengkayal. Berkhayal dapat bertemu kembarannya Okke. Tapi saya sadar setiap perempuan adalah unik. Okke-mu adalah milik-mu dan sebagai lelaki terhormat, tak mungkin merebut perempuan yang sudah menjadi ‘kebun’ dan ‘pakaian’ lelaki lain. Begitu saja dan terima kasih do’anya!

  7. kamu adl laki-laki yang SUka menjilat ludah mu sendiri…ingat tulisan kamu “tadinya ingin menulis berpanjang lebar utk memberi sanggahan, tapi aku takut itu tidak akan bermanfaat…”….buktinya?kamu ternyata memang rajin utk mengetik,dan yakin bahwa yg kamu lakukan benar..makanya cepat kawin uajng,jangan mengkhayal bini orang….hehehe,saya doakan lagi deh supaya kamu dpt istri yg asli….bukan khayalan…no action talk only…

  8. Hai, kawan… “misterius” itu bagus kalau di hadapan perempuan, tapi dihadapan sesama lelaki itu pecundang namanya, tak gentleman yang beraninya berceloteh–‘berkicau’ hanya utk burung–di belakang panggung. Kecuali saudara memang sebagai sutradara. bila pun bukan sutradara film, tak apalah sbg sutradara sinema istrimu.

    saya sudah konfirmasi ke perempuan yang kau anggap sbg istrimu, ia bilang “enggak Yan… aneh”. Catat tuch! “a-n-e-h” yang sebelumnya adalah predikat saya, rupanya ingin disematkan pula oleh istrimu pada saudara…

    saya hanya ingin jelas saja duduk perkaranya. Saya tidak ingin meminta maaf untuk sebuah bukan kesalahan saya. peribahasa ‘menjilat ludah sendiri’ yua tak apa, daripada harus menjilat ludahmu.

    begini kawan, tidak setiap orang seberuntung dirimu. terima kasih pula atas nasihatmu yang tidak setiap orang peduli pada kehidupan saya. waktumu begitu luang sehingga ada waktu untuk memberi nasihat kepada orang yang belum tentu butuh akan petuahmu..

    .. terima kasih ‘musuh’ yang baik…

  9. owwww….misterius itu bagus ya buat laki2 dihadapan perempuan?tp sayangnya itu hanya teori jang…buktinya kamu belum ada yg mau (upps) punten…

  10. akh kau, bukankah saudara sudah menikah pasti tahu donk rahasia perempuan…. percuma saja kan kalau kau menikah hanya fisiknya saja, menikah biologis saja, sementara jiwanya perempuan tak bisa kau selami meski hanya beberapa milimeter saja dari binar matanya.. bisa saja fisiknya menjadi istrimu, sedangkan jiwanya istri biologismu itu terpaut pada cinta pertamanya…

    lalu, saya bukan penganut feodalisme, yang harus sungkan segala kalau memang itu realitasnya. saudara sok tahu saya belum punya bini. tidak seperti kau yang nikah cuma fisiknya doank, sementara psikis-nya perempuan tak kau nikahi..

  11. owwww gitu ya teorinya ??? teori…teori en always teori again en again…tp trims..mdh2an anda cepat ber -praktek…salam

  12. rupanya saudara ini sudah tersekulerkan oleh latar pendidikan saudara, sudah menjadi makhluk dualisme, generasi plintat-plintut, memisahkan antara “konsep” dg “praktik”. sbb Islam sbg agama saya dan mungkin agama saudara juga, hanya menyetujui wordview monisme. tidak ada pemisahan antara pikiran dg praktika. sebesar zarrah pun anasir-anasir hati dan pikiran menjadi amal kebaikan dan ladang pahala….tapi tidak apa kalau sy disebut org yg terus berteori saja, daripada tidak keduanya..salam balik.

  13. makasih bung dah mampir ke tempatku, semoga makin bersemangat dalam melangkah, melihat dan menafsir, salam persahabatan

  14. senang bs mampir kesini. Dn sepertinya saya menyukai sosok anda..
    Mudahan saya bs sering mampir kesini, belajar banyak disini.
    Terimakasih banyak.
    Salam

    • kupanjat syukur dan kuhaturkan terima kasih sudah mampir disini..meski hujan di luar sudah reda, kuharap saudari sesekali bisa mampir dan sekedar cari angin atau kedalaman batin..

  15. bravo kang vian.! “masa lalu adalah sejarah dan riwayat yang membawa kita di masa sekarang, terus kalau ada bagian dari masa lalu terbawa di masa sekarang, siapa yang salah?? karena itu bagian dari dinamika kehidupan.

    salam kenal…

    • terima kasih kang Duta, aku merasa terhormat blogku dikunjungi kang Duta..salam persahabatan..

  16. Salam kenal kawan; menarik kisah hidupnya. Mampir ke blog saya juga yak.

  17. assalamualaikum. salamsantun akang.
    Profil nya sangat Luas,lengkap dan pengalamannya sangat menarik.
    salam kenal kang.

  18. ternyata fisik kita terpisah hanya puluhan meter baru kali ini saya mulai mengenal anda, salam kenal dari saya

  19. salam kenal dari bandung


Tinggalkan sebuah komentar dan terima kasih !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s